Broken....
Perkenal kan namaku Aurel kehidupanku hancur mulai Tanggal 1 desember 2016. Duniaku hancur papahku pergi untuk selamanya menghadap tuhan
Aku kehilangan sosok superman dalam hidupku. Mamaku harus kehilangan cintanya dan Adikku harus kehilangan sosok panutan . Kami benar- benar ada dititik terendah bahan kami sangat HANCUR .
Mama tidak keluar selama satu satu karena belum bisa menerima kenyataan. Mama setiap hari hanya diam dikamar dengan pandangan kosong daan terkadang berbicara sendiri sambil memanggil nama papa. Sedangkan aku terpuruk sendiri, aku kehilangan sosok teman cerita. Papaku telah dipanggil tuhan sedangkan mama masih terpuruk.3 bulan aku selalu memakai pakaian hitam aku hancur hingga akhirnya aku bisa bangkit karena ada sahabat-sahabatku tapi teryata itu bukan solusi terbaik. Karena itu aku sering pulang malam.Setiap sabtu aku selalu pergi belanja dan selalu pergi keluar kota dengan alasan refresing . Karena hal itu kakek selalu mentrasfer q uang disetiap minggu dengan nominal yang cukup besar hal itu semakin membuatku hedonisme dan melupakan tuhan. Tak jarang aku pergi keluar kota naik mobil sendiri dalam keadaan hancur karena merindukan papah. Aku melupakan keadaan mama dan adikku. Aku terlalu fokus mencari kebahagian ku sendiri. Aku lupa jika adikku masih membutuhkan aku untuk bangkit. Dia masih terlalu kecil untuk menerima kenyataan karena dia masih membutuhkan bimbingan. Sejak saat itu aku mulai bangkit dan menata hidupku. Aku mulai menyadarkan mama sedikit demi sedikit walaupun itu sulit mama masih sering memanggil nama papa. namun saat mama melihatku masuk SMA dan memakai seragam SMA mama mulai sadar bahwa aku masih membutuhkan kasih sayangnya,Mama mulai kerja mengurus usaha kami tapi tak jarang ketika usaha kami ada masalah mama memangil papa tiap malam. Sedangkan aku tak mampu berbuat apa2. Aku hanya mampu menanggis didalam selimut sambil menutup mulutku. Aku tak tahu perasaan adikku sebenarnya yang ku tahu dia hanya tertekan namun dia tak mampu mengatakan semuanya. Hingga akhirnya dia memilih untuk menjadi seorang intorvet. Itu membuatku hancur bertubi-tubi . Karena aku tak pernah menginginkan adikku merasakan sehancurnya aku. . Namun aku sudah merasa gagal karena adikku juga merasakan hancur sepertiku . dan satu kejadian yang membuatku terpukul ketika aku harus melihat adikku mengenal rokok. dan hal itu cukup menampar mama dan membuat mama ingin merubah keluarga kami seperti sedia kala. mama perjuangin kehidupan kami. Mama banting tulang demi menghidupi keluarga kami. Dan mama berjuang keras untuk menyembuhkan mental adik hingga akhirnya sekarang dia sudah dikontrak perusahaan jepang...



0 comments:
Post a Comment